Saturday, December 29, 2007
Last weekend in 2007
Rabu,26 Des 2007 lalu,istriku nelpon. Kasih tau bhw ibuku mau menghadiri acara pernikahan saudara dari pihak kakak ipar ayahku. Jadi,aku musti pulang ke Kab.Bdg Barat,tempat kerja istriku. Saat ditelpon,aku gak langsung mengiyakan untuk bisa pulang. Ada 2 alasan. Udah/belumnya gajian dan aku sungkan izin lagi krn pas Idul Adha lalu dah izin 2 hari. Oia,libur di perusahaanku hanya tanggal merah,itupun karyawan biasa mah wajib lembur karena produksi terus berlangsung. Sabtu kerja 1/2 hari. Dan gajian biasanya di tanggal terakhir bulan yg berjalan. So,klo tgl.29 Des 2007 aku pulang,maka tgl.31nya harus izin. Untunglah alasan pertama,ttg gaji,bisa teratasi. Perusahaan memajukan tgl. gajian dari 31 Des 2007 menjadi 29 Des 2007. Akupun lega. Dan memutuskan untuk tidak menghiraukan kesungkananku untuk izin tdk kerja. Sabtu pagi,aku buat izin tidak masuk kerja untuk hari senin. Sabtu itupun aku sekuat tenaga untuk mengerjakan semua instruksi atasan. Syukur,aku bisa melakukannya. So,pas makan siang,bareng atasan,aku bilang instruksi2nya sudah ku kerjakan dan hari senin aku mau izin. Dia hanya tanya ada apa. Setelah ku jelaskan,diapun memaklumi. Win-win solution udah ku dapat. Setelah makan siang,aku pun pulang dari perusahaan. Prosesi persiapan pulang ku lakukan dgn pelan tapi pasti. Jam 15,aku pun mulai berangkat ke Bandung dgn armada bis Arimbi Tangerang-Bdg. Pikirku,wah sampe Padalarang bisa jam 18 lebih nih. Khawatir gak dapet angkutan elf ke Gunung Halu,Kab.Bdg Barat. Tapi syukur lagi. Salah satu do'a pasca sholat jum'at dikabulkan-Nya. Minta agar perjalanan pulang dilancarkan. Hasilnya Tangerang-Padalarang hanya 2 jam 40 menit. Tol Dalam Kota Jakarta,lancar abis. Alhamdulillah. Pasti,kemacetan sudah 'dimuntahkan' jum'at sore s.d malamnya. Long Weekend&Thn Baru-an,gitu loh. Jadi sabtu sore,intensitas kemacetan udah sangat jauh berkurang. Syukur lagi, bis yg kutumpangi,bersedia untuk keluar gerbang tol Padalarang juga. Biasanya gak bersedia. Sehingga aku gak perlu jalan kaki dari pintu Tol Padalarang Barat ke pintu tol Padalarang. Turun dari bis,aku pun bergegas naik angkot menuju pertigaan Cimareme. Di sana,aku tiba jam 17.45. Pikirku,elf harusnya masih ada. Jadi,akupun mengurungkan niat untuk makan sore dulu. Khawatir elfnya keburu datang. Benar saja. 5 menit kemudian,elf yg dinanti datang. Setelah 2 jam perjalanan,aku tiba di mess istriku. Bagiku semua kejadian di atas sangat ku syukuri. Karena biasanya,aku terjebak macet di Jakarta s.d Bekasi. Lalu turun di pintu tol Padalarang Barat atau bahkan harus ke Bandung dulu,klo sedang hujan. Dan akibatnya aku gak dapat elf dgn cepat. Aku harus nunggu, 1 jam atau 2 jam,bahkan pernah sampai 6 jam,untuk dapat elf. Iya,mudah2an,aku segera bisa beli mobil supaya 2 kejadian terakhir(jalan dr Padalarang Barat dan nunggu elf),tidak usah terjadi lagi. Hari ini,minggu,30 Des 2007 dan besok,aku berfungsi jadi BRT atau 'bapak rumah tangga'. Karena istriku tetep kerja. Jadi aku yg ngemong anak. Suatu momen yg jarang ku lakukan karena rumah tangga kami,rumah tangga jarak jauh. Mudah2an 2008, kehidupanku&keluargaku akan lebih baik. Amiin
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment